DEBAT SYAIKH SYAMAIL AN-NADWI DENGAN ATHEIS
Menarik kalau dibedah argumen-argumen yang digunakan oleh Syaikh Syamail An-Nadwi hafizhahullah dalam debatnya dengan seorang atheis, Jawid Akhtar tentang "Apakah Allah ada?" yang diadakan di India, 20 Desember 2025 lalu, yang menggemparkan India dan banyak yang masuk Islam karenanya. Kalau kita amati beliau dalam berhujjah tidak menggunakan doktrin-doktrin kalam klasik, sebagaimana diklaim oleh kalangan Asya'irah. Justru beliau menggunakan argumen fitrah, serta rasional Qur'ani Salafi, sebagaimana sering diuraikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah. Bahkan secara jelas beliau menyatakan berpegang kepada aqidah Salaf Ahlus Sunnah, yang menetapkan sifat uluw (tingginya) Allah secara zat-Nya serta tentu kedudukan-Nya. Dan ini tentu ditolak oleh para ahli kalam. Juga menetapkan semua sifat Allah yang terdapat di dalam Al-Qur'an dan Sunnah tanpa tasybih, ta'thil dan tanpa tenggelam dalam memikirkan kaifiyyah. Simak penjelasan tentang aqidah belia...